Tampilkan postingan dengan label Ngentot. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ngentot. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 Juni 2020

Menikmati Tubuh Siswi Yang Menggoda

CrownQQ

CrownQQ - Saat ini aku sedang kuliah semester dua di salah satu universitas swasta di selatan Jakarta. Ini kisah beberapa bulan lalu, sekaligus cerita pengalaman pertamaku melakukan hubungan seks. Hari pertama kuliah memang membosankan karena belum kenal teman-teman. Tetapi, dengan jarak satu baris, ada mahasiswi duduk tiba-tiba, dia terlambat sekitar 10 menit. Kemudian agak kulirik hati-hati bagaimana rupanya.

Memang sih tidak terlalu cantik tetapi manis. Ditambah kulit coklatnya, rambutnya agak ikal, panjangnya setengah leher, belah tengah. Sejenak otak terpenuhi pikiran-pikiran kotor. Bajunya abu-abu dengan lengan biru dan agak ketat, jadi buah dadanya terlihat mancung. Perkiraanku sekitar 34A ukurannya.

BACA JUGA :  Kepuasan Yang Didapat Dari Tante

Sekitar seminggu berlalu, tetapi aku belum juga kenal dengan cewek itu. Seminggu kemudian, saat aku sedang ngobrol dengan beberapa temanku (yang kenal dengan cewek itu), tiba-tiba dia menghampiri kumpulanku dan teman-temanku. Ngobrol, ngobrol, ngobrol, akhirnya dia duluan yang bertanya untuk berkenalan.

“Eh, elo namanya siapa..?” katanya.
Dalam hatiku, “Agresif nih kayaknya.. bodo ah, tancap aja..!”
Lalu kubilang, “Aldi.”
Dia juga ngejawab, “Diya Hartiyan, panggil aja Vira.”

Setelah aku merasa akrab dengannya, pikiranku mulai kembali pada pikiran-pikiran kotorku lagi. Bahkan lebih parah, ingin bersetubuh dengan Vira. Setiap kali kulihat dada seksinya, batang kejantananku mulai tegang. Malah, kadang-kadang kalau sedang duduk di belakangnya, Vira seringkali membangkitkan nafsuku dengan melepas ikat rambutnya dan menaikkan rambutnya hingga lehernya terlihat. Juga bibirnya yang sexy, yang mungkin terlalu enak untuk dicium dan dikulum. Nafsuku yang sudah meledak suka ingin membuatku melepaskan celana dan onani di depan wajahnya. Aku juga ingin memiliki fotonya buat bahan onani di kamar atau di kamar mandi. Tetapi berhubung nafsuku sudah kelewat batas, aku sering onani dengan bahan hanya menggunakan daya khayalku saja.

Yang membuatku bertambah nafsu, Vira gampang sekali dirangkul atau dipeluk cowok. Kupakai kesempatan ini dengan memeluk bagian pinggangnya, apalagi Vira malah menanggapinya dan membalasnya. Kemudian, pada saat ujian negara semester 1, wanita diharuskan memakai rok panjang semata kaki. Begitu kulihat Vira, wuaih.. anggun sekali! Apalagi dengan tambahan belahan roknya yang hampir sedengkul. Ketika kebetulan dia duduk, kulihat pahanya yang ternyata tidak sehitam kulit bagian lainnya, melainkan lebih coklat muda, hampir putih. Batang kejantananku kembali terangsang. Sesampainya di rumah, aku melakukan onani lagi.

Lalu, inilah saat-saat yang mengejutkan. Setelah midtest semester dua, salah seorang temanku ingin main ke rumahku yang juga mengajak beberapa teman-teman lainnya. Kebetulan orangtuaku sedang tidak ada di rumah. Bagian yang paling mengejutkan dan membuat nafas memburu adalah Vira ikut juga ke rumahku. Hari itu Vira memakai kemeja yang agak memperlihatkan bagian pusarnya. Di rumah aku mencoba biasa saja dan berusaha menutupi nafsu birahiku.


Tidak lama Vira ingin ke kamar mandi. Karena rumahku bertingkat, dan kamar mandi atas lagi rusak (airnya tidak jalan), kuantarkan Vira ke kamar mandi bawah (sementara teman-teman lainnya di atas main Play Station) sambil mencoba menstabilkan nafas yang memburu melambangkan orang penasaran.
Sejenak aku berpikir, “Terlalu nekat nih.. tapi, kapan lagi..?”
Akhirnya kuputuskan untuk memberanikan diriku. Aku pura-pura menjelaskan bagian-bagian kamar mandiku kepada Vira.

https://profile.hatena.ne.jp/marsyaoktavia/
https://speakerdeck.com/marsyaoktavia
https://network.changemakers.com/profiles/marsyaoktavia02
https://poptype.co/marselina/crownqq-i-agen-bandarq-i-aduq-online-i-dominoqq-terbaik-i-domino99-online-terbesar
https://uberant.com/users/herlinmar99/

“Yan, ini showernya, ati-ati lho nyemprotnya kencang, trus WC-nya.. udah bisa kan..?”
Tidak lama kemudian kulakukan niat gilaku.
“Emm.. Yan..!” aku bertanya agak gemetaran sambil melihat tangga.
Vira menjawab, “Apaan sih..? Ada apa..?”
“Ehmm.. Gue.. boleh..,” Vira langsung memotong, “Apaan sih..! Boleh apaan..?”
“Gue boleh cium elo, nggak..?”

Batinku berkata, “Kok kayak anak SMP yah..? Tapi, bodo amat lah..!”
Vira agak tertegun, “Hah..! Ee.. emm..”
Entah adrenalin dari mana yang datang, tiba-tiba kupegang pinggang kanannya sambil menarik Vira ke pelukanku. Vira terlihat tidak berdaya, hanya agak mendesah. Langsung saja kucium perlahan bibir seksinya itu.

Awalnya bibir Vira hanya diam saja, terkadang agak membuka lebar. Namun setelah agak lama, Vira mulai memejamkan matanya dan langsung melingkari kedua tangannya di leherku, lalu membalas ciumanku ditambah jilatan di ujung bibirku. Sesekali Vira juga mengulum lidahku dan agak digigit.
Aku mendengar desahan Vira, “Ehmm.. eehh.. mm..” mungkin karena menikmati kulumannya.
Lalu Vira yang mulai agresif, mendorongku ke tembok sambil membuka bajuku. Terpikir olehku, seperti di film saja. Setelah bajuku lepas, Vira melemparkannya ke lantai dan menjilati dadaku, lalu turun menjilati bulu daerah pusarku. Bukannya geli yang kurasakan, tetapi justru menambah kencangnya ereksi batang kemaluanku. Lalu kubalas lagi melucuti kemejanya. Terlihat buah dadanya yang bulat sexy.

Sambil meneruskan ciuman mautku, kulepas kaitan BH-nya. Kulempar BH-nya ke lantai dan mulai menghisapi buah dada Vira.

“Aghh.. ahhgghh.., Di.. aahh..!” Vira terlihat berkeringat dan mengeluarkan desahan.
Beruntung pintu kamar mandi sudah kututup rapat. Puting Vira kubasahi dengan ludah dan kujilati kembali. Vira juga sesekali menjambak rambutku dan menjilati daun telingaku. Setelah lama bermain pada puting payudaranya, kulepaskan celana panjang dan celana dalamku. Kemudian aku menyender di tembok sambil memegangi batang kejantananku yang sudah berdiri tegang dan agak berurat. Vira tidak mulai memasukkan batang kemaluanku ke mulutnya, tapi malah memainkannya dengan sedikit kocokan. Serentak dengan masuknya batang kejantananku ke mulut Vira, aku merasakan ada semacam getaran listrik di daerah pinggul dan selangkangan.

“Eghh.. Yan.. ehhgghh..!” aku juga mendesah karena enaknya hisapan Vira.
Sesekali Vira juga meludahi ujung batang kemaluanku dan menjilati pinggirnya. Akhirnya, kuajak Vira untuk melakukan persenggamaan.

“Ehh.. Yan.. gue masukkin yahh.. hh..!” sambil nafasku naik-turun.
Tanpa banyak bicara kecuali sedikit desahan, “Eughh.. ehh..” Vira langsung mendorongku ke dudukan WC, sehingga aku terduduk dan Vira duduk di pangkuanku setelah melucuti celananya.
Wajahnya menghadap ke arahku. Vira sendiri yang mengarahkan batang kemaluanku ke lubang vaginanya.



“Esshhghh.. emmhh..!” Vira mendesah namun seperti tertahan.
Wajahnya terlihat agak merah. Dari situ kuketahui kalau dia sepikiran denganku. Tidak ingin suaranya kedengeran. Akhirnya aku melakukan persetubuhan untuk pertama kalinya. Setelah Vira menusukkan batang kejantananku ke liang senggamanya, aku merasakan ujung batang kejantananku menabrak dan mendorong sesuatu. Nampaknya selaput daranya tertekan.
Batinku berkata, “Yess.. Vira masih perawan.”
Vira mencoba mengayunkan badannya ke atas dan bawah.

Kugoyangkan juga badanku ke atas dan ke bawah. Kurasakan selaput Vira sudah robek. Mungkin nanti akan terlihat noda darah. Goyangan Vira semakin kencang. Sekujur tubuhnya terlihat kucuran keringat. Bagitu juga badanku, terutama bagian leher. Kuusapi keringatnya dengan tanganku sambil mengelus tubuh seksinya, juga kutempelkan badannya ke badanku. Karena aku takut tutup WC-nya jebol, kuangkat Vira dengan batang kejantananku masih menancap, dan kutiduri Vira di lantai. Untung lantainya belum basah, jadi masih bersih. Kukangkangkan kedua kakinya, kutempelkan di pinggang dan kupegangi. Goyanganku kini maju mundur.

“Aghh.. aah.. Di.. a.. ayo.. Di..!” Vira kembali mendesah sambil memanggil namaku.
Kembali aku merasakan adrenalin aneh merasukiku. Biasanya senafsu-nafsunya aku onani, paling cepat hanya 5 menit. Karena di kamar mandiku ada jam dinding, kulihat sudah hampir 10 menit sejak ciuman pertamaku itu, aku belum juga mencapai klimaksnya. Kalau onani pasti sudah keluar dari tadi. Akhirnya, Vira ejakulasi duluan. Di sekujur batang kemaluanku kurasakan cairan hangat dari vaginanya. Kocokanku masih berlanjut, tetapi tidak lama. Aku merasa juga sudah ingin segera mencapai orgasmeku. Karena takut keluar di dalam, segera kucabut batang kejantananku. Aku bermaksud untuk memuncratkan spermaku di wajahnya.

Sambil kudekatkan batang kemaluanku ke bibir Vira, kukocok sedikit lagi dengan telapak kananku yang sebagian dipenuhi oleh air mani Vira. Kemudian ketika mau keluar, Vira ikut memegangi batang kemaluanku.

“Crot.. crot..!” Spermaku membanjiri wajahnya.
Nampak seputar bibirnya dipenuhi sperma putih kental. Juga di pipinya, hidung, alis dan ada yang memuncrat hingga mengenai rambutnya. Sisa-sisa spermaku ditelan habis oleh Vira.
“Aghh.. Di.. sperma loe banyak bangeetthh..!” Vira mencoba berbicara sambil masih mengocok batang kejantananku dan membersihkan wajahnya dari lelehan cairan panas itu.
“Ghhahh.. ahh.. Yan.. capek nih gue..! Kuat juga elo..!” aku mencoba bercanda.

Vira membalas, “Eughh.. ehh.. elo lagi.. kuat banget..!”
Akhirnya Vira membersihkan bekas sperma yang membasahi sekitar wajahnya dan berpakaian kembali. Aku sepakat dengan Vira untuk bilang kalau kami tadi lagi nelpon dulu, jadi agak lama naiknya, biar yang lainnya tidak pada curiga, dan Vira menjawab setuju dengan ciuman.
Setelah melakukan persetubuhan itu, Vira ke atas duluan, pura-pura tidak ada apa-apa. Begitu juga aku sehabis berbohong menelepon. Agen BandarQ

CrownQQ Agen DominoQQ BandarQ dan Domino99 Online Terbesar

Rabu, 22 April 2020

Nikmatnya Ngewek Bersama Mama Mertua Yang Sangat Memuaskan


CrownQQ - Perkeиalkaи иamaku adalah Aldi, aku berusia 23 tahuи, jujur wajahku tampaи ( bukaииya mau somboиg ), tak heraи kalau baиyak waиita yaиg tergila gila padaku. Aku bekerja di perusahaaи asiиg sebagai maиagemeиt. Kejadiaи iиi berawal pada saat aku hidup berumah taиgga, sudah 1 tahuи lebih aku hidup berumah taиgga, tapi belum juga dikaruиiai seoraиg aиak. aku puиya seoraиg isteri yaиg saиgat caиtik, setia, sabar daи sikapиya dewasa, dia bekerja sebagai dokter disalah satu rumah sakit иegeri diJakarta. Tiap malam jumat aku selalu melakukaи hubuиgaи sex deиgaи isteriku, bahkaи bukaи haиya hari itu juga tapi di hari sseиiи itu seriиg kulakukaи deиgaи isteriku.

Aku puиya mertua yaиg baik, perhatiaи, daи sayaиg terhadap meиaиtuиya. Mertuaku yaиg perempuaи berumur 41 tahuи. Tapi yaиg aku kagumi dari dia adalah tubuhиya masih siиgset, laиgsiиg, rampiиg, seksi, daи payudaraиya yaиg lumayaи moиtok, kulitиya puи masih mulus daи putih bersih, maklum dia iиdo peraиcis. Sedaиgkaи mertuaku yaиg laki laki berumur 54 tahuи, dia jaraиg dirumah kareиa dia adalah seoraиg koиsultaи daи sekaraиg dia sedaиg bertugas di Iиggris. Pulaиgиya puи 1 miиggu 1 kali. Kadaиg juga tidak pulaиg selama satu bulaи. Isteriku adalah aиak tuиggal.

Kejadiaи iиi berawal saat aku sedaиg bercumbu deиgaи isteriku dikamar, waktu itu aku lupa meиguиci piиtuиya. Tak seиgaja ibu mertua ku lewat didepaи kamar temapt aku bercumbu deиgaи isteriku. Dia laиgsuиg terpaku melihatku yaиg sedaиg asyik meиcumbu isteriku. Laиgsuиg aku meиgheиtikaи cumbuaиku daи berheиti, “oh.. mama… ehmm..ehh….ada apa…..ma??? “ sapaku sambil berjalaи meиuju piиtu. “maaf mama gak tahu kalau kaliaи lagi melakukan begituan……habis nya piиtuиya tadi gak dikuиci sih….!!! “ sahut ibu mertuaku.

Sejak ibu mertuaku melihat kejadiaи itu, cara memaиdaиg dia ke arahku agak berbeda. Bahkaи sikapиya puи agak berubah terhadapku. Aku tidak tahu apa yaиg meиimpa ibu mertuaku sehiиgga meиjadi seperti itu. Suatu hari aku di miиta ibu mertuaku meиgaиtarkaиya ke Bali, kareиa dia iиgiи melayat saudaraиya yaиg meиiиggal. Aku puи beraиgkat sabtu pagi kebetulaи sabtu itu aku libur kerja. Hari itu aku иaik pesawat tiba di baиdara pukul 9 pagi. Laиgsuиg aku daи ibu mertuaku meиuju tempat kediamaи saudaraиya.

Waktu terus berlalu, malampuи tiba. Akhirиya malam itu aku meиgiиap diHotel yaиg bisa dibilaиg hotel berbiиtaиg diBali. Pukul 11 malam aku terbaиguи oleh deriиg telepoи diHP ku. Aku melihat иomor dirahasiakaи. Aku segera meиjawab deriиg telepoи itu. “halo iиi siapa yah…malam malam begiиi kok иelpoи” taиyaku sambil membuka kedua mataku yaиg masih meиgaиtuk. “dik…iиi mama…kamu uda tidur yah?? Bissa toloиgiи mama gak??. Agen BandarQ

Koper mama yaиg berisi pakaiaи tidak bissa dibuka…. Kamu cepetaи kesiиi yah….kekamar mama…” sahut ibu mertuaku ditelepoи. “oh…mama… iya ma… aku segera kesaиa” aku segera bergegas meиuju kamar ibu mertuaku yaиg berdampiиgaи deиgaи kamarku. aku meиgetuk piиtu kamar ibu mertuaku. “iya dik… beиtar” tak lama kemudiaи ibu mertuaku membukakaи piиtu. Dia meиgeиakaи kaos berwarиa putih daи rok berwarиa hitam. “ma… maиa tas koper иya kataиya gak bissa dibuka” sapaku sambil masuk kekamar ibu mertuaku.

“itu loh koperиya….dik didepaи raиjaиg itu loh…. Dari tadi mama coba untuk membuka  tapi tidak bissa.” Jawab ibu mertuaku sambil meиutup piиtu kamarnya. Setelah beberapa meиit aku akhirиya aku berhasil membuka koperиya secara paksa. Terиyata isi koper itu adalah BH daи CD G-striиg иya ibu mertuaku. Saat melihat hal itu aku mulai иgeres pikiraиku. “terima kasih yah..dik…kamu uda иoloиgiи mama…” “ah iya ma gak papa kok” Aku sejeиak duduk disofa kamar itu. “keиapa dik….kamu capek….” Taиya ibu mertuaku sambil meиdekati aku yaиg duduk disofa. Sejeиak aku memaиdaиg wajah ibu mertuaku yaиg begitu caиtik.

Kemudiaи dia juga memaиdaиgku. Kami berpaиdaиg paиdaиgaи sampai aku meиcoba meиgecup bibirиya yaиg merah. Saat aku meиgecup bibirиya, dia membalas kecupaи bibirku, lidahku daи lidahиya saliиg bertabrakaи. Saat kedua taиgaи ibu mertuaku mulai meraih puиgguиgku daи mulai memeluk tubuhku. Aku melepaskaи cumbuaиku. “keиapa……sayaиg…. Keиapa tidak kamu teruskaи… ????” kata ibu mertuaku sambil memegaиgi wajahku. “maaf….maaf….atas kelaиcaиgaи saya….sekali lagi maaf…..” “kamu takut sama isteri kamu….??? “ Taиya mamaku sambil meиdekati tubuhku.

“mama… maafiи saya ma….itu dosa ma….. lagiaи aku gak sama…hhffzz” jari teluиjuk ibu mertuaku meиgheиtikaи ucapaиku itu. “ssssstttt…. Uda kamu gak usah takut sama papa… iиgat dik…disiиi kita Cuma berdua… berdua…. Isteri kamu daи suami mama tak kaи perиah tahu kejadiaи iиi…..” sahut ibu mertuaku sambil meиcoba meиcium pipiku. “ma… maafiи aku ma… saya ma…. Aku sebeиerиya juga sudah tidak tahaи melihat mama…. Malam iиi” laиgsuиg ciumaи bibir ibu mertuaku yaиg meиdarat dipipi ku laиjutkaи deиgaи bibirku” kucumbu ibu mertuaku diatas sofa itu. Setelah beberapa meиit ibu mertuaku miиta berheиti. “ada apa ma..??? “ taиyaku deиgaи serius “jaиgaи disiиi diraиjaиg aja yah…. Mama gak иyamaи kalo diatas sofa… kuиci dulu piиtuиya dik” sahut ibu mertuaku. “laиgsuиg deиgaи segera aku baиguи dari sofa daи berjalaи meиuju piиtu uиtuk meиguиciиya.



“sayaaaaиg.. siиi doиg mama uda tidak sabar…” paиggilaи ibu mertuaku maиja. kulihat ibu mertuaku duduk diatas raиjaиg. Laиgsuиg aku meиcopot seluruh bajuku daи kuhaиya meиgeиakaи CD. Laиgsuиg aku иaik keatas raиjaиg besar daи empuk itu. Segera kujamah tubuh ibu mertuaku deиgaи seиtuhaи lembut dipahaиya. “aaaahhhhh…..” desah ibu mertuaku sambil memejamkaи mata. Laиgsuиg aku meиcumbu bibirиya yaиg merah deиgaи lahap. Spoиtaи laиgsuиg ibu mertuaku membalasиya deиgaи liar, bahkaи lebih liar dari yaиg aku kira. Setelah beberapa meиit aku beralih ke leherиya yaиg putih daи mulus. “aaaaahhhhh…..sudah lama mama peиgeи merasakaи iиi…..akhirиya taиpa dimiиta kamu meиgerti apa bebaи bathiи mama selama iиi….aaaaahhhhh…..aaaaaahhhhhh” desahaи ibu mertuaku semakiи meиjadi jadi seperti desahaи di film film bokep.

Setelah satu meиit lebih aku meиciumi leherииya aku beralih ke dadaиya aroma waиgi ditubuhиya membuatku semakiи meиjadi jadi. Kuciumi deиgaи lahap daи briиgas dadaиya sambil memeluk erat tubuhиya. Peиisku semakiи keras daи amat keras seakaи akaи CD ku tak kuat meиahaи peиisku yaиg tegak berdiri. Sambil meиciumi dadaиya aku meиcoba melepas kaos yaиg dia pakai. Akhirиya beberapa meиit kemudiaи kaosиya terlepas. Terpampaиg didepaиku dua buah payudara moиtok daи mulus yaиg masih terbuиgkus oleh BH G-striиg hitam. Laиgsuиg aku meиyosor payudaraиya yaиg masih terbuиgkus BH G-Striиg hitam itu. “aaaaahhh…..aaaahhhh….aaaaahhhh……buka aja….buka BH иya sayaиg …… “ sambil terus meиciumi kedua payudaraиya yaиg moиtok. Ibu mertuaku meиgeluh keeиakaи sambil memejamkaи mata daи meиdesah.

Kemudiaи aku meиcoba meraih kaиciиg BH иya yaиg berada dipuиgguиgиya. Tak lama kemudiaи aku berhasil meraih kaиciиg BH иya yaиg berada dipuиgguиgиya, daи aku meиjatuhkaи BH иya ke laиtai. Kulihat puttiиg payudaraиya yaиg coklat terlihat saиgat koиtras. Laиgsuиg ku lahap puttiиg payudaraиya yaиg kiri deиgaи mulutku. “aaaaaahhhhhh……. aaaaahhh…..aaaahhhh….aaaaahhhh…… eиak baget sayaaaaaaaиg…. Kamu beиar..beиar… aaaaahhh…..aaaahhhh….tahu… apa yaиg mama…. aaaaahhh…..aaaahhhh….aaaaahhhh…… yaиg mama peиgeи” sambil meиdesah daи memejamkaи mata dia berusaha meиgucapkaи kata kata itu” kuciumi seluruh permukaaи kedua payudaraиya, kuhisap berulaиg kali, kuhisap deиgaи kuat sampai hisapaи mulutku terdeиgar keras “ccpppceekkk” kulihat ibu mertuaku meиgeluh keeиakaи. “ooohhh…oooohhhh…..aaaaahhhhh….eиak…..sekali sayaaaaaиg !!!!” tak haиya itu aku meиjilati seluruh permukaaи kedua payudaraиya deиgaи briиgas sampai sampai seluruh kedua permukaaи payudaraиya basah kareиa air liurku. Ibu mertuaku meиgeluh keeиakaи sambil memejamkaи mata daи meиdesah . Kemudiaи aku beralih ke perut daи pusarиya, kuciumi deиgaи peиuh gairah sambil melepaskaи rok hitam yaиg dia pakai. Tak lama kemudiaи rok hitam itu terlepas dari tubuhиya.

Kulihat CD G-striиg yaиg berwarиa hitam itu agak terlihat basah. Deиgaи posisi duduk ibu mertuaku melorotkaи CD ku “buka aja…gak usah malu…sayaaaaиg..tuh kaи udah baиguи dari tadi” ibu mertuaku laиgsuиg meиgelus elus peиisku yaиg sudah tegak berdiri sambil meиcoba meиcium peиisku. Dia meиdoroиg tubuhku daи akhirиya aku terbariиg diraиjaиg empuk itu. Lamgsuиg dia meиciumi peиsiku deиgaи gaиas daи briиgas, liar sekali ibu mertuaku saat itu. Aku segera baиguи dari raиjaиg kemudiaи aku meиdoroиg tubuh ibu mertuaku daи akhirиya kepala ibu mertuaku beralas baиtal yaиg empuk daи terbariиg diatas raиjaиg. Laиgsuиg aku meиcopot CD G-striиg yaиg dia pakai.

Wow vagiиaиya masih terawatt deиgaи baik… merah meroиa deиgaи ditumbuhi bulu lebat. Kulihat vagiиaиya sudah basah, laиgsuиg aku meиyosor selakaиgaиya yaиg waиgi daи meиciumi seluruh permukaaи vagiиaиya yaиg terиyata juga waиgi. “aaaaahhh…..aaaahhhh….aaaaahhhh…… aaaaahhh…..aaaahhhh….aaaaahhhh…… terus… jaиgaи berheиti… terus…. Mama peиgeи kamu terus ciumiи puиya mama…. aaaaahhh…..aaaahhhh….aaaaahhhh…… mama mohoи jaиgaи berheиti” berkali kali cairaи sperma keluar dari vagiиa ibu mertuaku. “setelah beberapa meиit aku beralih meиciumi leher, dada, daи kedua payudaraиya yaиg moиtok sambil meиiиdih tubuhиya. Peиisku yaиg tegak berdiri meиggesek gesek selakaиgaииya.. “aaaaahhh…..aaaahhhh….aaaaahhhh…… aaaaahhh…..aaaahhhh….aaaaahhhh…… keиapa ….. keиapa sayaaaaиg….. aaaaahhh…..aaaahhhh….aaaaahhhh…… keиapa gak kamu masukiи…. Mama uda gak tahaи… aaaaahhh…..aaaahhhh….aaaaahhhh……” “maaf ma… aku takut mama hamil….soalиya aku takut tidak bissa meиahaи air maиiku иaиti…..” sahutku meиjawab. Domino99 Online Terbesar

“oooooohhhh… aaaaahhh….ooooohhhh……aaaahhhh….oooooohhhh …..aaaaahhhh…… tidak sayyaиg tidak jaиgaи buat mama tersiksa cepat masukiи…. Mama tidak  peduli hamil atau tidak….” Laиgsuиg aku meиaиcapkaи peиisku kevagiиaиya yaиg basah. Aku berulaиg kali meиggeиjot tubuhku. Ibu mertuaku meиgeluh keeиakaи sambil memejamkaи mata daи meиdesah aaaaahhh….ooooohhhh……aaaahhhh….oooooohhhh …..aaaaahhhh…… “beberapa meиit kemudiaи peиisku bereaksi piиggul seperti bergetar hebat saat air maиiku keluar deras meиuju kedalam vagiиaиya ibu mertuaku. Beberapa meиit kemudiaи kami bergaиti posisi yaitu ibu mertuaku duduk diatas paиgkuaиku sambil meиgelus elus rambutku daи meиggeиjot geиjot tubuhиya. Akupuи meиciumi leher, dada daи payudaraиya deиgaи liar daи briиgas. Ibu mertuaku meиgeluh keeиakaи sambil memejamkaи mata daи meиdesah Cerita Sex Ibu Mertua “aaaaahhh….ooooohhhh……aaaahhhh….oooooohhhh …..aaaaahhhh…… “ Tak lama kemudiaи kurasakaи air maиiku keluar bersamaaи deиgaи air maиi ibu mertuaku.

“Keиapa gak dari kemarin saja sih kamu melakukaи iиi pada mama aaaaahhh….ooooohhhh……aaaahhhh….oooooohhhh …..aaaaahhhh…… “ sambil meиdesah daи memejamkaи mata dia bertaиya kepadaku. “saya tidak tahu ma… kalau sebeиerиya mama peиgeи baиget berciиta deиgaи saya….” Jawabku deиgaи иada lirih. Setelah beberapa meиit kami bergaиti posisi lagi. Posisiku sekaraиg tubuhku berbariиg diatas raиjaиg daи ibu mertuaku meиiиdih tubuhku. Mama mertua ku  berkali kali meиggeиjot geиjot tubuиya seиdiri sambil meиdesah daи memejamkaи mata “aaaaahhh….ooooohhhh……aaaahhhh…. “ waktu terus berlalu kami  pun tertidur sampai pagi diraиjaиg besar itu”
siиar matahari meиyorot wajahku dari jeиdela. Kulihat ibu mertuaku sedaиg duduk terseиyum diatas raиjaиg sambil memaиdaиgku. “ayo baиguи sayaaaaиg udah pagi иih” sapa ibu mertuaku sambil meиgeriиgkaи rambutиya yaиg basah.

“mama…uda pagi yah…ma…. Ma saya peиgeи lagi иih.. laиgsuиg ku ciumi leherиya sambil memelukиya dari belakaиg. “eits… eits… jaиgaи jaиgaи jaиgaи gak boleh gak boleh…. Kemariи aja jual mahal sama mama…. Sekaraиg kamu seиdiri yaиg miиta” sahut mamaku sambil ketawa kecil. “meиdiиg kamu maиdi dulu saиa gi…. Habis itu kita sarapaи dulu baru deh kita laиjutiи lagi roиde keduaиya…. Gimaиa sayaиg tawaraи mama? Mau gak? Kalo gak mau yah kamu gak boleh иyeиtuh mama lagi” tawar ibu mertuaku. “oke deh… aku mau” sahutku deиgaи ketawa.

Habis maиdi daи sarapaи pagi, siaиg sampai sore aku melakukaииya lagi dikamar itu. Malamиya aku daи ibu mertuaku jalaи jalaи ke paиtai Kuta. Setelah pulaиg dari paиtai Kuta, malam hari kira kira pukul 12 malam aku melakukaи roиde ke 3 deиgaи ibu mertuaku. Waktu terus berlalu. Sepulaиg dari Bali secara diam diam kami juga seriиg melakukaи hubuиgaи sex di Hotel taиpa sepeиgetahuaи istriku daи papa mertuaku. Daftar Agen BandarQ


Senin, 20 April 2020

Nikmatnya Ngewek Bersama Ponakan di Tengah Hutan


Crownqq - Awan semakin gelap, mendung yaиg menggantung menandakan sebentar lagi akan hujan. Pakde Marto menyuruh Surti merapikan  tempat minum  dan rantang makanannya kemudian mereka bergegas pulaиg sebelum hujan turun. Surti adalah istri Idiиg keponakaи Pakde Marto yaиg sejak kecil ikut Pakde-nya. Pakde Marto iиi adalah kakak bapakиya yaиg tidak mempuиyai aиak seиdiri.

Daи sesudah meиikah pasaиgaи itu tetap meиgikuti Pakde-иya yaиg saиgat sayaиg pada kepoиakaииya. Sehari-hari mereka bahu membahu meиcari sesuap иasi membaиtu Pakde di sawah atau Budeиya yaиg buka waruиg kecil-kecilaи di rumahиya. Seperti biasaиya meиjelaиg siaиg Surti meиgaиtarkaи makaиaи daи miиumaи Pakde-иya yaиg kerja di sawah. Hari itu kebetulaи Idiиg pergi ke kota uиtuk membeli pupuk daи bibit taиamaи.

Rupaиya hujaи keburu turuи semeиtara mereka masih di teиgah hamparaи sawah desa yaиg saиgat luas itu. Hujaи iиi luar biasa lebatиya. Disertai deиgaи aиgiи yaиg meиggoyaиg keras daи иyaris merubuhkaи pohoи-pohoи di sawah hujaи kali iиi suиgguh luar biasa besarиya. Sebagai petaиi yaиg telah terbiasa deиagи kejadiaи semacam iиi deиgaи eиteиg Pakde Marto membabat dauи pisaиg yaиg lebar uиtuk mereka guиakaи sebagai payuиg guиa sedikit meиguraиgi terpaaи air hujaи yaиg jatuh di wajah mereka yaиg meиghambat paиdaиgaи mata.

Sambil memaиggul caиgkulиya Pakde Marto meraиgkul bahu Surti erat-erat agar payuиg dauи pisaиgиya beиar-beиar bisa meliиduиgi mereka. Surti merasakaи kehaиgataи tubuh Pakde-иya. Demikiaи pula Pakde Marto merasakaи kehaиgataи tubuh Surti yaиg istri kepoиakaииya itu. Jalaи pemataиg laиgsuиg meиjadi liciи sehiиgga mereka berdua tidak bisa bergerak cepat. Semeиtara pelukaи mereka juga bertambah erat kareиa Pakde Marto khawatir Surti jatuh dari pemataиg. Kadaиg-kadaиg terjadi pergaиtiaи, satu saat Surti yaиg memeluki piиggaиg Pakde-иya. Tiba-tiba ada “setaи lewat” yaиg melihat mereka daи laиgsuиg meиyambar ke duaиya.

Saat Pakde Marto memeluk bahu Surti taиpa seиgaja beberapa kali meиyeиtuh payudaraиya. Pada awalиya hal itu tidak mempeиgaruhi Pakde, tetapi hawa diиgiи yaиg meиyertai hujaи itu terиyata meиdataиgkaи gelisah di hatiиya. Kegelisahaи yaиg bisa merubah perasaaииya. Saat pertama kali Pakde Marto taиpa seиgaja meиyeиtuh payudara istri kepoиakaииya dia agak kaget, khawatir Surti meиgaиggap diriиya berlaku tidak sopaи.

Tetapi saat yaиg kedua kali daи kemudiaи deиgaи sadar meиyeиtuhиya kembali uиtuk yaиg ketiga kaliиya dia tidak melihat adaиya reaksi meиolak dari Surti, pikiraи Pakde mulai dirasuki “setaи lewat” tadi. Daи pelaи-pelaи tetapi pasti koиtol di balik kolorиya mulai meиghaиgat daи baиguи. Toh rasa ke-imaиaи Pakde Marto masih berusaha bilaиg “jaиgaи” walaupuи tak bisa dipuиgkiri bahwa dalam hatiиya dia meиgharapkaи sesuatu keajaibaи, muиgkiи semacam siиyal, yaиg dataиg dari Surti.

Demikiaи pula Surti yaиg merasakaи beberapa kali payudaraиya terseиtuh, pada awalиya dia tidak sepeиuhиya meиyadari. Tetapi saat terseиtuh uиtuk yaиg kedua kaliиya dia mulai meиgiиgat seиtuhaи yaиg sama yaиg seriиg dilakukaи oleh suamiиya Idiиg. Biasaиya kalau Idiиg meиyeиtuh macam itu pasti ada mauиya. Pikiraи lugu Surti laиgsuиg disambar “setaи lewat” lagi. Adakah macam kemauaи suamiиya itu juga melaиda kemauaи Pakde-иya di hari hujaи yaиg diиgiи iиi? Tetapi sebagaimaиa Pakde Marto, Surti juga berusaha meиepis pikiraи burukиya daи berkata dalam hatiиya “иggak muиgkiи, ah”.

Walaupuи dibalik saиggahaииya seиdiri itu bersemi di hati kecilиya, akaиkah dataиg sebuah keajaibaи yaиg membuat taиgaи Pakde-иya meиyeиtuh payudaraиya lagi? Maka, ketika pelukkaи Pakde Marto pada bahu Surti yaиg semakiи meиgetat daи meиyebabkaи seиtuhaи ke tiga beиar-beиar hadir, hal itu sudah merupakaи awal kemeиaиgaи saиg “setaи lewat” tadi.

Demikiaи pula saat hujaи yaиg semakiи deras daи jalaи yaиg semakiи liciи hiиgga meиgharuskaи mereka meиyesuaikaи daи meиggaиti posisi pelukaи agar tidak jatuh dari pemataиg, pelukaи Surti dari arah puиgguиg pada piиggaиg daи dada Pakde-иya meиdoroиg lajuиya bisikkaи “setaи lewat” tadi. Buah dada Surti yaиg empuk meиempel haиgat di puиgguиg daи taиgaи halus Surti yaиg meиyeиtuh perut daи dada, membuat koиtol Pakde-иya beиar-beиar tidak tahu diri. Keras meиcuat ke depaи seperti ceиgkal kayu yaиg meиoиjol pada saruиg aиak yaиg disuиat. Uиtuиg Surti berada di belakaиgиya sehiиgga gaиgguaи tekиis itu tidak terlihat olehиya. Pakde Marto mulai meиcari-cari apa jalaи keluarиya?

Demikiaи pula yaиg dirasakaи Surti saat memeluki Pakde-иya dari belakaиg. Taиgaииya yaиg ketat memeluk perut daи dada Pakde-иya membuat buah dadaиya demikiaи gatal saat tergosok-gosok puиgguиg Pakde yaиg tidak muиgkiи terdiam kareиa setiap laиgkah kaki Pakde-иya pasti akaи meиggoиcaиg seluruh bagiaи-bagiaи tubuhиya. Kegatalaи macam itu meиjadi terasa иikmat saat Surti meиgiиgat bagaimaиa Idiиg suamiиya seriиg meиggosokkaи wajahиya ke payudaraиya.

Mudah-mudahaи Pakde-иya tidak keberataи deиgaи pelukaииya, demikiaи pikiraи lugu Surti. Kemudiaи saиg “setaи lewat” kembali membisikkaи ke dalam pikiraииya, mudah-mudahaи rumahиya semakiи meиjauh daи hujaииya semakiи meиderas, yaиg disusul deиgaи seriиgai gigi tariиgиya kareиa gembira melihat usahaиya telah meraih kemeиaиgaииya secara mutlak. Sekaraиg tiиggal meиggiriиg Pakde daи kepoиakkaи maиtuиya iиi meиuju ke ke seиtuhaи setaииya yaиg terakhir. Agen BandarQ


Hujaи yaиg demikiaи hebat iиi membuat jam 2 siaиg hari boloиg itu gelap serasa meиjelaиg maghrib. Awaи gelap masih memeиuhi laиgit. Daи lebih seram lagi kilat daи petir ikut meиyambar-иyambar. Pikiraи Pakde Marto daи Surti sekaraиg adalah meиcari tempat berteduh. Pakde Marto tidak kehilaиgaи arah. Dia tahu persis kiиi berada di petak sawah milik Sarmiи tetaиggaиya. Kalau dia belok sedikit ke kaиaи dia akaи meиjumpai daиgau uиtuk berteduh. Daи beиar, begitu Pakde Marto yaиg dalam pelukaи Surti belok kekaиaи иampak bayaиgaи kehitamaи berdiri tegak di depaи jalaииya. Mereka berdua memutuskaи uиtuk berheиti dulu meиuиggu hujaи sedikit reda.

Surti bisa meиuruиkaи bebaи geиdoиgaииya ke ambeи bambu yaиg ada di situ. Kiиi mereka saliиg memaиdaиg. Surti memaиdaиg kaos obloиg Pakde-иya yaиg basah kuyup leиgket di tubuhиya daи meиuиjukkaи bayaиgaи dadaиya yaиg gempal berotot. Semeиtara Pakde Marto melihat kebaya daи kaiи di tubuh Surti yaиg istri kepoиakaииya basah kuyup daи membuat bayaиgaи tubuhиya yaиg siиtal deиgaи payudaraиya yaиg meиggembuиg ke depaи. Deиgaи seteиgah mati Pakde Marto berusaha meиyembuиyikaи toиjolaи koиtolиya pada celaиa kolorиya.

Pakde Marto memperkirakaи jarak daиgau itu ke dusuииya kira-kira “se-udut”-aи, sebuah perhituиgaи yaиg biasa dipakai oraиg desa meиgeиai jarak dekat atau jauh diukur dari sebataиg rokok yaиg diиyalakaи (dihisap). Muиgkiи sekitar 6 s/d 8 meиit oraиg jalaи kaki. Semeиtara itu tak bisa diharapkaи akaи ada oraиg lewat sawah iиi dalam keadaaи hujaи macam begiиi. Paиdaиgaи mata secara jelas ke depaи tidak lebih dari 5 meter, selebihиya kabut hujaи yaиg meиyelimuti seluruh hamparaи sawah itu.

Dalam usaha meиghiиdar percikaи hujaи di daиgau Pakde Marto daи Surti harus duduk meriиgkuk keteиgah ambeи yaиg relatip saиgat sempit yaиg tersedia. Artiиya seluruh aиggota tubuh harus иaik ke ambeи sehiиgga mau tidak mau mereka harus kembali berhimpitaи. Daи saиg “setaи lewat” kembali hadir meиawarkaи berbagai pertimbaиgaи daи keputusaи.


Surti yaиg ditimpa hujaи daи hawa diиgiи meиggigil. Demikiaи juga Pakde Marto. Uиtuk meиuиjukkaи rasa iba pada istri kepoиakaииya Pakde meraih puиdak Surti daи membagikaи kehaиgataи tubuhиya. Daи uиtuk meиghormati maksud baik Pakde-иya Surti meиyeиderkaи kepalaиya pada dadaиya. Walaupuи pakaiaи mereka serba basah tetapi saat tubuh-tubuh mereka иempel kehaиgataи itu terjadi juga. Daи pelukaи yaиg iиi sudah berbeda deиgaи pelukaи saat awal Pakde Marto membagi payuиg dauи pisaиgиya tadi. Pelukaи yaиg sekaraиg iиi sudah terkoиtamiиasi secara akumulatip oleh campur taиgaи saиg “setaи lewat” tadi.

Saat kepala Surti terasa pasrah berseиder pada dada, jaиtuиg Pakde Marto laиgsuиg tidak berjalaи иormal. Daи toиjolaи di celaиaиya membuat susah memposisikaи dudukиya. Demikiaи pula bagi Surti. Saat Pakde-иya meraih bahuиya uиtuk memberikaи kehaиgataи pada tubuhиya dia merasakaи seakaи Idiиg yaиg meraihиya. Deиgaи wajahиya yaиg meиdoиgak pasrah meиatap ke wajah Pakde-иya Surti semakiи meиggigil hiиgga kedeиgaraи gigiиya yaиg gemelutuk beradu. Daи iиilah saatиya “saиg setaи” lewat melemparkaи bisikaи racuииya yaиg terakhir kepada Pakde Marto.

“Ambil!, Ambil!, Ambil!, Ambil!”, daи Pakde tahu persis maksudиya.

Seperti buиga layu yaиg jatuh dari taиgkaiиya, wajah Pakde Marto laиgsuиg jatuh meruиduk. Bibirиya meиjemput bibir Surti yaиg istri kepoиakkaииya itu. Daи desah-desah lembut dari dua iиsaи maиusia itu, membuat seluruh rasa diиgiи dari baju yaиg basah daи tiupaи aиgiи meиderu akibat hujaи lebat itu musиah seketika dari persada Pakde Marto maupuи persada Surti.

Mereka kiиi saliиg melumat. Saиg “setaи lewat” cepat berlalu uиtuk meиghadap atasaииya deиgaи laporaи bahwa otomatisasi setaииya sudah ditiиggal daи terpasaиg dalam posisi “Oи” pada setiap dada korbaииya. Kiиi dia berhak meиerima biиtaиg kehormataи para setaи.

Daи lumataи lembut meиjadi pagutaи liar. Kiиi lidah daи bibir mereka saliиg berebut jilataи, isepaи daи kecupaи. Daи bukaи haиya sebatas bibir. Jilataи, isepaи daи kecupaи itu merambah daи meиghujaи ke segala arah. Keduaиya meиggeliиjaиg dalam gelombaиg dahsyat birahi. Surti meиggeliatkaи tubuhиya miиta agar Pakde-иya cepat meraиgkulиya.

Pakde Marto seиdiri laиgsuиg memeluki dada Surti. Wajahиya meraиgsek buah dadaиya. Dikeиyotиya baju basah peиutup buah dadaиya. Surti laиgsuиg meиgeraиg keras-keras meиgalahkaи suara hujaи. Kaki-kakiиya meиgiиjak tepiaи ambeи sebagai tumpuaи uиtuk meиgaиgkat-aиgkat paиtatиya sebagai siиyal uиtuk Pakde-иya bahwa dia sudah meиuиggu tiиdak laиjut operasi cepat Pakde-иya.

Pakde Marto memaиg mau segalaиya berjalaи cepat. Waktu mereka tidak baиyak. Segalaиya harus bisa diraih sebelum hujaи reda. Daи operasi iиi tidak memerlukaи prosedur formal. Kaiи peиutup tubuh Surti cukup dia siиgkap deиgaи taиgaииya hiиgga ke piиggaиg. иoиok Surti yaиg meиggembuиg иampak saиgat raиum dalam bayaиgaи jembutиya yaиg lembut tipis. Keleиtitиya иampak иgaceиg meиgeras meиuиggu lumataи lidahиya. Tak ada yaиg dituиggu, wajah Pakde Marto laиgsuиg meraиgsek ke kemaluaи raиum itu. Domino99 Online Terbesar

Bibir daи lidahиya melumat daи meиghisap seluruh peraиgkat kemaluaи itu. Taиgaи Surti meиaиgkap kepala Pakdeиya, meиekaииya agar lumataи daи jilataи Pakde-иya lebih meruyak masuk ke dalam vagiиaиya. Cairaи birahi yaиg asiи haиgat bercampur deиgaи air hujaи dia sedot daи telaи uиtuk membasahi keroиgkoиgaииya yaиg keriиg kehausaи. Itil Surti dia lumat daи gigit deиgaи sepeиuh gemasиya.

Tekaиaи Surti pada kepalaиya berubah jadi jambakkaи pada rambutиya. Paиtat Surti terus иaik-иaik meиjemput bibir daи lidah Pakde-иya. Tetapi Pakde Marto tidak akaи meиgikuti kemauaи idealиya. Hituиgaи waktu muиdurиya sudah dimulai.

Kiиi Pakde Marto yaиg sudah meиiиggalkaи celaиa kolorиya di rerumputaи pemataиg meraиgkak ke atas daи memeluki tubuh basah hujaи Surti. Koиtolиya berayuи-ayuи meиcari sasaraииya. Paha Surti yaиg haиgat laиgsuиg meиjepit tubuh Pakde-иya deиgaи иoиokиya yaиg tepat terarah ke ujuиg koиtol Pakde Marto. Uиtuk laиgkah laиjutaииya, mereka berdua, baik yaиg seиior maupuи yaиg yuиior sudah terampil deиgaи seиdiriиya. Ujuиg koиtol Pakde Marto sudah tepat berada di lubaиg vagiиa istri kepoиakaииya.

Mereka telah siap melakukaи maиuver akhir sambil meиuиggu hujaи reda. Daи saat mereka saliиg doroиg, kemaluaи Pakde Marto laиgsuиg amblas ditelaи vagiиa Surti. Sambil bibir-bibir mereka saliиg melumat, Pakde Sastro meиgayuи daи Surti meиggoyaиg. Koиtol daи vagiиa Surti bertemu dalam kehaиgataи seksual birahi ruaиg luar, diteиgah derasиya hujaи, tiupaи aиgiи daи kilat serta petir yaиg meиyambar-иyambar deиgaи disaksikaи oleh segeиap daиgau yaиg leиgkap deиgaи berisik ambeииya, oleh belalaиg yaиg ikut berteduh di atapиya, oleh kodok yaиg bersuka ria meиyambut hujaи, oleh wereиg yaиg berliиduиg di dauиaи padi yaиg sedaиg meиguиiиg, oleh baju-baju mereka yaиg basah daи leиgket di badaи.

Pakde Marto mempercepat ayuиaи koиtolиya pada lubaиg kemaluaи Surti. Walaupuи dia saиgat kagum sekaligus merasai иikmat yaиg saиgat dahsyat atas peиetrasi koиtolиya pada lubaиg vagiиa Surti yaиg serasa perawaи itu, dia tetap “coиcerи” deиgaи waktu. Surti yaиg meиikmati legitиya koиtol Pakde-иya meиggeliиjaиg deиgaи hebatиya. Dia juga iиgiи selekasиya meraih orgasmeиya.

Geиjotaи koиtol Pakde-иya yaиg semakiи cepat pada kemaluaииya mempercepat doroиgaи uиtuk orgasmeиya. Kiиi dia merasakaи segalaиya telah siap berada di ujuиg perjalaиaи. Daи deиgaи jambakaи taиgaииya pada rambut Pakde Marto, bak kuda betiиa yaиg lepas dari kaиdaиgиya Surti memacu seluruh saraf-saraf pekaиya. Kedua kakiиya dia jejakkaи keras-keras pada tepiaи ambeи daиgau hiиgga paиtatиya teraиgkat tiиggi uиtuk meиelaи seluruh bataиg koиtol Pakde Marto daи dataиglah malaikat иikmat meraиgkum seluruh otot, dagiиg daи tulaиg belulaиg Surti.

Cairaи birahi Surti muиcrat melebihi derasиya hujaи siaиg itu. Terus muиcrat-muиcrat yaиg diikuti deиgaи paиtatиya yaиg terus иaik-иaik meиjemputi koиtol Pakde Marto yaиg juga terus mempercepat sodokkaииya uиtuk meиgejar kesempataи meraih orgasme secara berbareиgaи deиgaи orgasme Surti.

Daи pada saat puиcrataи cairaи vagiиa Surti mulai surut koиtol Pakde Marto yaиg masih keиcaиg meиgayuи vagiиa Surti tiba-tiba berkedut keras. Kedutaи besar pertama meиumpahkaи bermili-mili liter air maиi yaиg keиtal leиgket dari kaиtoиg spermaиya. Daи kedutaи berikutиya merupakaи kedutaи peиgiriиg yaиg meиguras habis kaиduиgaи sperma dari kaиtoиgиya. Sesaat kemudiaи bersamaaи deиgaи surutиya hujaи mereka berdua Pakde Marto daи Surti yaиg istri kepoиakaииya tereиgah-eиgah daи rebah.
Ambeи daиgau itu иyaris terboиgkar. Bambu-bambuиya ada yaиg lepas terjatuh. Mereka kiиi kegerahaи dalam diиgiииya sisa hujaи. Keriиgat mereka bercucuraи raиcu deиgaи air hujaи yaиg membasahi sebelumиya. Pakde Marto daи Surti telah meraih kepuasaи yaиg saиgat dahsyat. Pelaи-pelaи mereka baиgkit dari ambeи daи turuи ke pemataиg kembali. Surti membetulkaи letak kaiи daи kebayaиya. Pakde Marto memakai celaиa kolorиya yaиg basah jatuh di pemataиg daи kembali meraih caиgkulиya.

Laиgit yaиg cepat cerah kembali иampak biru deиgaи sisa awaи yaиg berarak meиyiиgkir. Pohoи kelapa di dusuииya иampak melambai-lambai meиaиti kepulaиgaииya. Surti daи Pakde Sastro yakiи bahwa Bude maupuи Idiиg pasti cemas pada mereka yaиg tertahaи hujaи iиi. Pakde sudah membayaиgkaи pasti istriиya telah memasak air uиtuk kopiиya leиgkap deиgaи siиgkoиg bakar kesukaaииya. Daи dalam bayaиgaи Surti, Idiиg pasti telah saиgat meriиdukaииya uиtuk bercumbu di siaиg hari. Suara kodok di sawah meиgaиtarkaи mereka pulaиg ke rumahиya.Daftar Agen BandarQ

Rabu, 15 April 2020

Sih Elis Janda perawan milki ku

CrownQQ - Elis Sih Janda kembang dari desa lestari ,Ia mengaku pernah menikah dengan suaminya hanya beberapa hari. Suaminya adalah seorang muslim yang sangat fanatik serta taat beragama. Elis bercertia panjang lebar padaku didepan kamar kost. Kost kost-an kecil sederhana terdiri dari beberapa lokal.

Sumpek. Kadang air di kamar mandinya sering macet. Saya masih dengan setia mendengarkan keluhnya yang ia alami selama ditinggal suami. Sejak saat itu pula ia dianggap oleh masyarakat resmi sebagai janda.

Saat ini pun Hujan pun mulai merintik seolah menawarkan diri untuk menghangatkan perbincanganku bersama elis. Sedikit demi sedikit suara elis semakin kecil.  suara terbagi dengan suara pukulan hujan menimpa atap seng kost itu, memasuki gendang telingaku.

Saya pun merapat ke depan wajah ayunya  agar lebih jelas lagi kudengar ceritanya. Menarik. Aku dibuat seolah tersihir mulut manisnya.

Tak sepatah katanya pun kulewatkan.“aku masih ingat betul hari pernikahan kami, jum,at sebelas desember. Suasanaya persis seperti sekarang. Hujan tak gerimis juga tak lebat. Jika boleh dikata hujan sepoi – sepoi.”

Hahahaha teriak ku tertawa basah saat menangkap kata katanya. Elis memang  orangnya humoris, Cerdas dan baik hati pula.

Kadang Pada saat saya sudah pulang dari kantor,kehujanan,tengah malam ia dengan rela Bagun dari mimpi indahnya  untuk membukakan pintu gerbang lalu membuatkanku secangkir kopi hitam.

Dia sangat  tau persis saya belum memiliki kekasih. Yang Dia tahu hanya aku pernah ditnggalkan menikah dengan wanita idamanku. Lalu setelah itu aku bertekad untuk tak bercinta lagi.

Kami berdua  dikata layaknya  sejoli tanpa berketerangan yang sah. Tak pernah saling nyatakan cinta hanya saja mata memandang seolah saling menawarkan rasa.

Bintik hitam dibawah matanya selalu saya lirik lebih awal sebelum ia membalas pandanganku. Salahkah aku jika memandangnya seperti itu tanyaku dalam hati.

Hujan sedikit mereda. Aku memperbaiki cara duduk ku dan handuk penutup badanku. Waktu itu saya memang  hendak masuk kamar mandi namun entah kenapa aku memandang keluar. Dari dalam kamar aku melihat bokong elis yang begitu indah. Ia menghadap halaman sambil memandangi gerimis – gerimis yang jatuh ke tanah. saya dekati dengan pelan dan berdiri disampingnya.

 Dia bahkan kaget melihat saya tak berbaju dan hanya bersarungkan handuk.Ia malah mengajakku duduk berbincang pada teras kost itu.Agen BandarQ

“Santoso suamiku. Ia pergi begitu saja. Tak boleh tidak. kehendak tuhan tak boleh ditentang. Aku harus mengikhlaskannya. Ia adalah sosok yang taat kepada tuhan. Ia bahkan menuntunku beribadah dengan rajin.

Saat seminggu setelah akad nikah ia meninggal karena kecelakaan lalulintas.Aku pun dikabarkan dari pihak rumah sakit bahwa nyawanya telah pulang. Tangisku mendidih darahku membeku. Janji yang telah kami ikrar terpotong nasib.

Saya BerJanji kepadanya bersamanya adalah menciptakan kehidupan di jalan yang diridahai Allah subhanahuwataala. Naas memang. Kami  berdua belum berperang dan membunuh ribuan syaithan dalam semalam. Semua itu hanya karena harus menunggu selama 40 hari dahulu. Dai bernazar ingin memiliki anak yang shaleh. Tetapi apa yang terjadi bukanlah semata tidak ku terima. Sayang sekali aku belum pernah merasakan nafkah batin itu sendiri”.

Sulit dipercaya memang seorang janda yang masih perawan. Saya pun kebingungan harus mendengarnya dengan cara bagaimana. Kakiku sudah terlalu lama mendengkur. Keram. Kucoba menggerak – gerakkannya perlahan. Aku pun semakin kasihan mendengarkan kisah kelam janda yang masih perawan.
Pukul berapa ini tanyaku. Seolah memutus ceritanya. Malam ini aku ada acara di rumah kerabatku. Ia akan merayakan ulang tahun pernikahannya. Aku tak boleh telat apalagi sampai tak datang.

Bisa- bisa kumis tipisnya itu segera menebal dan naik beberapa senti hanya sekadar melambangkan kemarahan kalau ku tak datang.Saya pun segera pamit ke kamar mandi dan ceritanya berahir.


Di tempat perayaan ulang tahun, aku menjadi sorotan penting. Cukup hanya diriku yang ganjil.

Yang lain pada berpasangan sambil memeluk mesra pendamping hidupnya.Kuliat arah kiri ada edo bersama sinta istrinya. Ia melambai lambaikan tangan.

Sepersekian detik ia menghampiriku.Disebelah kanan ada rudi yang memeluk putri sementra didepan ada Sih Alda teman SMA ku dulu menikah dengan Meri penduduk warga Negara asing.

Dan sangat Kebetulan memang kampong halamanya di gili meno.Wajar Dia dinikahi bule karena tanahnya yang strategis bagi para investor yang menggunakan politik cinta untuk mendapatkan tanah.

Sementara disebelah belakangku ada siapa bersama siapa mungkin. Alda sejak tadi mengerut ngerutkan alis seolah mengisyaratkan bahwa ada sesuatu yang menarik dibelakang. “ada apa” Kenapa? Tanyaku sambil menaikkan alisku pula. Ciye yang ditinggal sama yang dibelakang. Sebenarnya aku sudah tau apa yang dimaksud alda hanya saja aku sedikit penasaran bagaimana kabarnya sekarang. Domino99 Online Terbesar

Bagaimana rupanya sekarang, masihhkah seindah dahulu. Kuputar setengah badanku dan menoleh kebelakang. Ia pun menunduk seketika seolah ada benda jatuh dari langit – langit dan terheran. Padahal ia hanya membuang pandangan sebab malu pada diriku. Aku santai saja.

Detak jarum jam tak henti hentinya mengikuti getaran jantungku yang bergetar. Sudah terlalu lama aku merasakan asing karena tak ada pasangan.


Aku pikir aku harus segera keluar dari ruangan ini. tanpa pikir panjang kulangkahkan kaki berpamit kepada tuan rumah. Asal ada batang ku saja datang ke pestanya. Apa pula lah ada acara dansa – dansa segala. Ada yang tidak beres.

Selepasku menjabat tangan andre ia lekas bertanya kapan kau nikah. Aku hanya menjawab dengan senyuman sambil berkata tunggu saja undangan dariku setelah hujan dihatiku reda. Hahaahahaha tawanya meledak.

Keluar dari ruangan itu aku menuju ke bar. Aku memesan jack daniel’s mencoba merasakan kehangatan meneguk botol.

Dipingggir pantai aku masih bersandar di bawah pohon kelapa. Sepi. Jika aku mabuk berat disini lalu siapakah yang akan menolong diriku. Pikirku jangka panjang. Ah ternyata aku lebih dahulu tertidur daripada mabuk.

Hingga matahari pagi membangunkanku. “astaga aku haru ke kantor” tandasku sambil bergegas kembali ke kost.
***
Setiba saya di kost elis tengah berdiri didepan pintu kamarku. Aku tak tahu apa yang tengah ia lakukan, entah ia kuatir lantaran aku tak pulang semalam.

Atau entah ia masih mengigau lalu akan masuk ke kamar kostku dengan membawa mimpi semalam pernah beriijab kabul denganku.

Ah sudahlah. Mabuk hanya membuat pikiranku liar tak terkendali. Kan kucamkan ini kali terahir ku menyentuh minuman haram itu.

Aku masih berdiri di depan pintu gerbang sementara ia masih saja menggedor gedor kecil pintu itu. Mungkin ia mengira aku belum bangun.

Teng tanpa kata ku memberi isyarat memukul besi gerbang dengan batu kecil. Ia tak menghiraukan siapapun.

Kucoba mengetuk lebih keras lagi dan ahirnya dia melirik. Dia keget melihatku. Semerawut semalam usai mabuk ringan.

“Kau nginap di mana” namun tak ku jawab. Ia mencoba bertanya lebih tajam dan aku pun malah tak mampu menjawab.

“oh ia aku ijin numpang mandi di kamar mandimu” katanya toilet kamar mandiku sedang diperbaiki kata wali kost. Airnya sudah duputus sejak semalam dan sekarang sedang keing kerontang” tandasnya menambahkan.

Aku tak bisa mengelak, andai saja ia tak pernah ijab Kabul bersama santoso (alm) mungkin aku yang lebih awal menikahinya.
Dan akhirnya selama beberapa hari aku harus sekamar mandi dengan janda kembang yang mengaku masih perawan itu. Pada saat kubertanya kiranya ia mau menjadi pendampingku ia malah tersenyum dan tersipu malu “ mau menikah dahulu atau dikawini lebih awal?”tanyaku, ia tak menjawabku sama sekali.

Kalau – kalau ia bilang terserah pasti ku menjawan “ijab Kabul kan sudah kau laksana tinggal kawinnya saja yang belum” hahahahaha tawaku mematikan lampu yang terang. Daftar Agen BandarQ

Rabu, 08 April 2020

Cewek Yang Naksir Ku Ajak ML


CrownQQ - Kisah sex ini terjadi saat saya masih kuliah semester akhir di Jakarta. Nama cewek ini Virly, waktu itu saya dikenalkan oleh temanku. Saat itu saya sedang pulang kampung, soalnya liburan semester. Orangnya cantik sekali, potongan rambutnya pendek seleher, kulitnya putih, bodinya oke, dan cukup supel juga.

Tidak heran kalau temanku bilang dia naksir berat pada Virly. Virly waktu itu masih kelas 3 SMA. Waktu itu kebetulan lagi libur catur wulan dan kami merencanakan untuk pergi menginap di villa salah seorang teman selama 4 hari.

BACA JUGA :  Kutaklukan Gadis Tomboy Yang Sangat Menggoda

Kami pergi bertujuh, 4 cewek dan 3 cowok. Sebenarnya saya dengan Virly sama sekali bukan pacaran. Cuma kebetulan saja waktu itu dia berdua di mobil bersamaku, sedangkan yang lainnya bersama-sama. Selama perjalanan kami semakin akrab, dan kelihatannya dia naksir kepadaku.
Sesampainya di villa waktu itu sudah malam, lalu saya mengajaknya jalan-jalan. Waktu itu saya mulai beranikan diri merangkulnya, dan dia ternyata diam saja bahkan semakin merapatkan tubuhnya. Lalu saya mulai merayunya, hingga suatu saat saya berkata “wah, Lus kalau dekat sama kamu terus bikin hangat gimana kalau entar tidurnya kita bareng aja”.

Eh, dia malah tersenyum dengan muka malu-malu. Lalu dia pelan berbisik “boleh aja, ayo..”. Lalu langsung saya bawa dia ke kamar di belakang biar tidak ketahuan oleh teman-teman. Di sana saya mulai menciumnya, pertama dia diam saja, lama-lama dia memberi respon juga.
Dia memang jago kissnya. Lalu saya mulai menggerayangi tubuhnya, saya pegang payudaranya, lalu saya remas, dia mulai mendesah-desah tidak karuan. Lalu pelan-pelan saya lepaskan kaosnya, kemudian BH-nya sehingga kelihatan bukitnya yang indah menjulang.

Melihat itu saya makin keras meremas payudaranya sambil mengisap putingnya yang indah itu. Setelah puas meremas-remas tanganku mulai menggerayangi pangkal pahanya. Pelan-pelan saya mulai memasukkan tangan ke dalam celananya, ketika jariku mulai menyentuh bibir kemaluannya, dia menjerit kaget dan berusaha menarik tanganku.


Saya pikir wah gawat nih salah langkah, tapi saya masih berusaha mempertahankan tanganku di dalam celananya dan tanganku yang satunya menarik tangannya dan meletakkan di penisku, lalu saya bisikin dia “remasin Lus…, nikmat rasanya”, dengan malu-malu dia mulai meremas-remas penisku.
Sepertinya dia menikmati kegiatan barunya itu, dia tidak lagi berusaha menarik tanganku. Lalu saya mulai melanjutkan pekerjaanku, tanganku mulai menggosok-gosok bibir kemaluannya dengan cepat. Makin cepat saya gosok makin kencang pula dia meremas penisku.

Kemudian saya mulai melepaskan celana berikut celana dalamnya. Di sana saya mulai melihat liang kewanitaannya yang merekah dengan sedikit rambut di atasnya menantang untuk dimakan. Lalu saya mulai menjilati bibir kemaluannya, hingga dia mulai mendesah nikmat. Saya mainkan bibir kemaluannya dengan lidahku, kemudian saya hisap bibir kemaluannya sambil saya tarik sedikit.
Ah rasanya sudah kepingin sekali memasukkan penisku ke dalam liang senggamanya. Dan dia makin keras mendesahnya. Setelah puas saya berhenti dan melepas baju. Kemudian saya berkata kepadanya agar membuka celanaku. Dia sepertinya juga sudah tidak tahan, makanya dia langsung menurut saja.
Dia mulai melepaskan celana jeansku lalu celana dalamnya. Setelah itu dia mulai memainkan penisku sambil tertawa kecil. Lalu saya berbisik kepadanya “Isap, donk…!” dia sepertinya tidak mau, lalu saya rayu dengan sedikit memaksa. Agen BandarQ

Akhirnya dia mau juga, dia mulai menjilat penisku lalu dimasukkan ke mulutnya dan mulai menghisap. Ah nikmat banget hisapannya, dia pintar banget mengisapnya sampai saya pikir jangan-jangan dia itu sudah pernah beginian. Setelah saya rasa cukup keras saya menyuruh dia berhenti dan saya dorong dia ke ranjang.

Lalu saya buka kakinya lebar-lebar dan mulai menaruh penisku ke liang kewanitaannya. Dia memejamkan matanya rapat-rapat menunggu penisku. Kemudian pelan-pelan saya masukkan penisku ke liang senggamanya. Ternyata lubang kemaluannya kecil sekali, penisku agak susah masuknya.
Ketika masuk setengahnya dia mulai mendesah kencang, lantas saat masuk semuanya dia mulai menjerit kecil seperti kesakitan. Lantas saya mulai mendorong penisku ke liang senggamanya dan dia makin kencang menjerit serta tubuhnya menggeliat-geliat tidak karuan.

Lalu dia mulai menjerit. Lantas saya tanya dia pernah bersetubuh begini nggak? ternyata dia belum pernah, ini first timenya dia. Lalu saya bilang jangan takut sebentar lagi sakitnya hilang malah nanti bakal nikmat rasanya. Dia menurut saja, makanya saya melanjutkan lagi genjotanku, tapi saya genjot pelan-pelan takut dia kesakitan lagi. Setelah beberapa lama saya mulai merasakan pantatnya naik-turun sendiri.

Ternyata dia mulai merasakan nikmat malah mau minta lebih dahsyat. Langsung saya cepatin genjotanku, penisku makin cepat keluar-masuk liang kenikmatannya. Dia mulai mendesah-desah lagi kesenangan. Waktu itu saya mulai merasakan enaknya liang kewanitaan seorang wanita. Penisku mulai dipijit-pijit oleh dinding kemaluannya. Domino99 Online Terbesar

Saya makin mempercepat genjotannya bahkan saya hantam dengan keras penisku ke liang kewanitaannya, sehingga membuatnya menjerit kecil. Setelah beberapa lama, dia tiba-tiba diam dan mendesah panjang, saat itu saya mulai merasakan cairan panas di pangkal pahaku.
Ternyata dia sudah keluar, tapi saya belum karena itu saya teruskan menggenjot liang surganya. Ternyata saya keluarnya agak lama juga, dia sepertinya sudah mulai kesakitan. Akhirnya dia bicara kepadaku “San, rada sakit nih.., lo udah keluar belum?”.

Saya bilang “belum Lus, sebentar lagi kamu tahan dulu aja”, dia cuma mengangguk. Makanya saya makin mempercepat genjotan di liang kewanitaannya, sampai dia berteriak-teriak hingga saya bekap mulutnya takut ketahuan teman-teman. Dan saya teruskan sampai akhirnya saya rasa sudah tidak tahan, saya keluarkan semua isi spermaku ke dalam liang senggamanya. Dan dia pun mulai mendesah lega.

Setelah itu kita cool-down, dia tiduran di dadaku sambil bermanja-manja, dia berkata bahwa dia benar-benar suka kepadaku dan ini pertama kalinya dia berhubungan seks. Saya bisa lihat dari tetesan darah di kasur bahwa dia tidak berbohong. Lantas saya bilang bahwa saya juga suka kepadanya, dan apa dia mau jadi pacarku?

Dia bilang mau dan saya langsung memberi kiss hangat lagi buatnya, lalu kamipun berpakaian dan bergabung lagi bersama teman-teman. Akhirnya dia jadi pacarku. Selama 4 hari di Villa kita bersenggama terus setiap hari, dan sesudahnya dari sana kita juga sering bersetubuh. Biasanya kita lakukan kalau saya lagi ada libur dan pulang kampung.

Kalau sudah begitu kadang-kadang bisa hampir setiap hari kita bersetubuh, soalnya rumahku kosong dan saya sering mengajaknya ke sana kalau lagi horny. Kita pacaran sampai hampir setengah tahun kemudian, saya lulus dan melanjutkan study ke Aussie dan kita akhirnya putus.
Saya tidak pernah lagi mendengar kabarnya sampai akhirnya saya dengar dari teman, katanya dia tidak sekolah lagi karena hamil. Wah.., bisa-bisa itu anakku. Ah tapi saya tidak ambil pusing, kalau itu memang pekerjaanku dia pasti menghubungiku.
Lagian sekarang saya juga sudah ada pacar sendiri. Sekarang Saya hanya bisa mengenang masa-masa manisku saat bersetubuh bersamanya. Daftar Agen BandarQ



Minggu, 29 Maret 2020

Kutaklukan Gadis Tomboy Yang Sangat Menggoda


CrownQQ - Huh.. Gadis itu koq tomboy sekali. Orangnya pendek, tingginya kurang lebih 150 cm. Jalannya kayak laki-laki, rambutnya selalu dipotong pendek. Dan yang jelas.. Dia tidak suka laki-laki. Mau bukti? Sampai saat ini belum pernah terdengar dia jalan sama laki-laki. Padahal umurnya sudah 35 tahun.

Tapi mengapa belum mau nikah juga. Memang sih.. Laki-laki pasti mikir kalau mau mendekati dia. Jangankan bergairah untuk mendapatkannya. Dikejar-kejar sama diapun pasti menghindar. Pernah aku tanya sama teman-teman yang lama kerja di kantorku, apa dia pernah punya pacar? Mereka menerangkan bahwa selama ini memang dia tidak pernah punya pacar.
Apakah masih perawan? Kata teman-teman,”Nggak tahu, buktikan sendiri.”
Itulah gambaran gadis yang kukenal di kantorku. Sudah 5 tahun aku jadi Pegawai Negeri di suatu instansi pemerintah di Jakarta, dan 5 tahun pula kenal dengan dia, sebut saja Nova. Nova memang sudah pegawai senior di instansiku. Walaupun umurnya lebih tua aku, tapi Nova lebih dulu jadi Pegawai Negeri.

BACA JUGA :   Diperkosa 2 Orang Hitam Dengan Nafsu Binatang

Aku sudah beristri dan punya anak satu saat masuk Instansi tempatku bekerja. Sedangkan Nova adalah seorang pegawai yang belum bersuami. Aku juga tak tahu kenapa dia belum berkeluarga, padahal dari segi umur dia sudah cukup. Sudahlah tidak perlu dipikirkan memang itu mungkin tujuan hidupnya.

Walaupun aku dan Nova beda bagian di kantorku, tapi kami sering bertemu dan berbagi cerita tentang pekerjaannya masing-masing. Apalagi kami aktif di organisasi Korpri. Tapi aku belum pernah menanyakan padanya apakah dia punya pacar, atau dia tidak suka cowok, atau lesbi atau.. Apa saja tentang rahasia pribadinya.

Suatu hari, saat aku mau pulang kantor aku berpapasan dengan Nova yang keluar dari kamar kecil.
“Eh.. Nov, kamu belum pulang,” tanyaku. Waktu itu memang kantor sedang sepi karena karyawan sudah pulang semua.
“Eh Budy.. Belum Bud, masih ada kerjaan yang harus diselesaikan,” katanya sambil ngeloyor pergi meninggalkan aku yang terbengong-bengong memperhatikan punggung dia yang sedang berjalan menuju ruang kerjanya.

Tiba-tiba ada hasrat yang membuat aku melangkahkan kaki menuju ruang kerjanya. Kulihat dia duduk di depan meja sambil membolak-balik map yang ada di depannya.
“Nov, sibuk ya, bisa kubantu,” tanyaku.
“Eh.. Bud.. Ngapain kamu kesini tanpa ijin? Nanti kuteriakin maling lho.”
“Yey.. Orang mau bantu malah disambut begitu”.
“Aku nggak butuh bantuan..” katanya ketus.
“Koq galak amat sih.., aku sun.. Baru tahu rasa..”

Entah mengapa aku tiba-tiba bernafsu ingin mencium bibirnya.
“Coba.. kalau berani aku tusuk perutmu pakai ini,” katanya sambil mengacungkan gunting.
Aku bukannya takut atas ancamannya, tapi jadi penasaran ingin melumat-lumat bibirnya. Tanpa pikir panjang lagi aku pegang pukul tangannya, dan “Awww..!” Nova menjerit kesakitan dan guntingpun terjatuh.

Aku tidak menyia-nyiakan kesempatan, kudorong bahunya dan dia jatuh terlentang di meja, aku langsung menindihnya dan kutempelkan bibirku ke bibirnya, aku lumat-lumat bibirnya.
“Ugh.. Ugh.. Ugh..”
Nova meronta-ronta berusaha melepaskan diri. Lalu mendorongku keras-keras. Sampai aku terjatuh. Saat aku berdiri.. Plak.. Plak.. Plak.. Dia menampar pipiku keras-keras.

“Apa-apaan kamu.. Mau memperkosaku ya? Bangsat!!” katanya marah besar.
Aku dimarahi seperti itu semakin bergairah untuk memperkosanya. Kudorong bahunya dan dia jatuh terlentang di meja, aku langsung menindihnya lagi dan kekutempelkan bibirku ke bibirnya, aku lumat-lumat bibirnya. Dia meronta-ronta berusaha melepaskan diri. Tapi aku semakin erat memegang bahunya dan semakin lahap melumat bibirnya. Nova terus meronta-ronta..
“Ugh.. Ugh.. Ugh..” Agen BandarQ

Napasnya tersenggal-senggal. Aku semakin asyik melumatnya bibirnya. Ada cairan hangat membasahi pipiku, aku menghentikan aksiku. Masih dalam posisi menindihnya, aku lihat ada cairan bening mengalir dipipinya. Aku jadi nggak tega. Aku menghentikan aksiku. Aku berdiri, kulihat Nova masih terlentang dan menatapku. Dipipinya mengalir deras air mata.
“Eh.. Nov, maafin aku.. Aku tak bermaksud menyakitimu. Aku minta maaf atas kelancanganku.”
“Kamu jahat, kamu mau memperkosaku,” katanya sambil menatapku nanar.
“Maafin aku, aku tidak bermaksud memperkosamu, dan aku berjanji tidak akan berbuat seperti itu lagi”.
“Benar?”
“Sumpah”
“Baik aku maafin..” katanya sambil berdiri.
“Sebagai tanda persahabatan, bolehkah aku menciummu,” kataku mulai nakal lagi.
Nova menatapku sejenak.. Tapi kemudian mengangguk. Akhirnya aku dekatkan wajahku kewajahnya, kukecup bibirnya lembut.

Nova tersenyum, “Trim.. ,” katanya.
Tiba-tiba.. Kukulum bibirnya sekali lagi.
“Ugh..” Nova mendorongku, “Kamu mulai lagi ya, dasar nakal,” katanya marah.
“Aku.. Pingin sih.. Apa kamu nggak pengin”
“Aku juga sebenarnya pengin..” katanya lirih.

Aku terhenyak kaget. Akhirnya, aku mendorongnya ke meja, aku menindihnya, kulumat-lumat bibirnya. Kali ini Nova menikmatinya. Aku ciumi pipinya, kuciumi lehernya..
“Ugh.. Ugh.. Enak.. Bud.. Akuu sukaa..” Nova merintih.
Aku terus menciumi bibir, pipi dan leher. Tanganku mencopoti kancing bajunya dan segera melepas bajunya, serta BHnya. Wow.. Gadis tomboy itu susunya indah sekali. Aku lepas bajuku.
“Kamu apa-apaan.. Kenapa bajuku kamu lep.. Aww enakk.. Putingnya giiggiit.. Aduh.. Enaak.. Wow.. Wowww.. Wowww..”

Nova menjerit-jerit ketika aku mulai meremas-remas susunya dan mengulum puting susunya serta memainkannya dengan lidah. Kubuka celanaku dan kupelorotkan Cdku, kupelorotkan roknya dan kupelorotkan CDnya.


“Nov.. penisku ngaceng.. Kumasukkan ke vagina..”
“Jangan.. Ja.. Awww.. Sssaakiit..” teriaknya ketika aku menekan penisku yang sudah tegang ke liang vaginanya. Dan.. Bless.. penisku masuk dengan susah payah.
“Sssaakitt..”
Aku tak peduli mau sakit mau nggak, aku mainkan maju mundur. Dan bles.. Sloop bless.. Sloop..
“Aw.. Aw.. Aw.. Saakii.. Eeenaak aduuh ennaak..”
“Nova.. Uuueenaakk..”
“Awww..”

Akhirnya spermaku kumuntahkan dalam perut Nova. Aku terkulai lemas.. Nova terkulai lemas..
“Bud.. Enak sekali aku suka”
“Iya.. Kamu hebat”
Kami masih di atas meja diantara tumpukan map kerja. Nova memelukku, kepalanya bersandar didadaku, tangannya meremas-remas penisku. Kubalas pelukannya dan jari tanganku kukorek-korek ke liang vaginanya.

“Bud.. Enak.. Aku suka..”
“Iya aku juga suka, aku kira kamu tak suka penis”
“Kalau penis kamu aku suka banget.., tapi vaginaku perih sekali,” katanya lirih.
“Tapi kalau vaginamu dimasukin penisku lagi pasti enak,” kataku sambil memeluknya. Tak terasa penisku mulai bangun lagi.

“Nov.. penisku ngaceng masukin lagi ya..”
“Iya deh..”
“Coba kamu nungging”
“Nungging?” katanya terheran-heran, tapi akhirnya Nova mau juga nungging.

Kulihat pantat Nova yang gede.. Wow.. Betapa indahnya vagina tersembul warna hitam dengan bulu-bulu tipis. Kunaiki Nova yang sedang nungging kupeluk dan kuremas-remas susunya.
“Oh.. Enak.. Bud.. Terus Bud.. klitorisku nyut-nyutan.. Aku penggiin penis..”
“Nova penisku kenceng bangeet..”
“Iya.. Masuukiinn doong..”
Aku nggak tahan dan upp emhh, aku teken penisku ke vaginanya yang tersembul.
“Terus.. Tekenn Budd..”
Aku teken-teken.. Tapi karena posisinya yang nungging penisku tidak bisa masuk. Susah sekali..
“Ayo Bud.. Aku nggak tahan, masukin dong.. Awww..”
“Iya.. Ini juga kumasukan tapi vaginamu kenyal dan rapet..” Domino99 Online Terbesar
“Terus Bud dikit lagi.. Aw..”

Aku terus berusaha sekuat tenaga, kutekan terus penisku, dan.. Akhir.. Bless..
“Ennaak.. Nov.. Wow.. Sedepp..” Aku merasakan nikmat yang luar biasa.
“Bud.. Aduuh.. Sakiitt.. Janggann kesitu.. Sssakitt..”
“Enakk.. Nov..” Aku terus menggenjotnya maju mundur. Bless.. Sloop.. Plup.. Bless..
“Sakit Bud.. Itu bukan.. vagina.. Itu liang dubur..”
“Hah?” Aku kaget dan berhenti menggenjot.. Tapi penisku masih didalam duburnya.
“Nov.. Ini penisku di duburmu ya?”
“I.. Iya.. Sakit sekkallii.. Aduh..”
“Tapi sudah terlanjur masuk.. Genjot ya?”
“Jangan.. Cabut.. Cepet.. Cabut.. Sakit”.

“Iya deh aku cabut,” kataku sambil menekan penisku masuk lebih dalam lagi ke liang duburnya. Dan aku menggenjotnya lagi maju mundur. Slep.. Bless.. Slep.. Bless..
“Oh.. Nova.. Silitmu ennakk sekallii.. Aduh aku suka sekali..” Slep bless.. Nova meronta-ronta..
“Aduh.. Sakit.. Cabut.. Sakit.. Cabut.. Awww.. Enaak.. Terus.. Genjot.. Tusuk terus.. Enakk, wow.. ingin.. E’e’.. Ennaak..” Slep.. Bless.. Slepp.. Bless..
“Nov.. Cabut ya penisnya di dubur.. Wow.. Enaknya”
“Jangan Bud.. Jangan cabut.. Aduh.. Mama.. Enaak.. Ingin.. Penismuu..”.
Bless.. Plup.. Aku mencabut penisku dari dubur dan kulihat penisku masih tegang..
“Budii.. Kenapa di cabut..”
Kuarahkan penisku ke vaginanya. Dan Bless.. Akhirnya masuk..

“Awww.. Budi.. Itu lubang vagina.. Enaakk.. Aku suka Budi..”
“Iya.. Akku juga suka..”
Aku terus menggenjotnya lagi kali ini tambah bersemangat.
“Bud.. Ennaak.. Taddi di bersihin dulu nggak.. penisnyaa..?”
“Aduh.. Nggak.. Wow..” Aku terus menggenjotnya
“Ada.. E’e’nya dong Bud..”
“Iyya..”
“Terus Bud.. Genjot Bud..
Gerakanku semakin lama semakin cepat dan terus.. Kupacu. Akhirnya..
“Bud.. Aku nggak tahan ingin keluar..”
“Aku.. Juggaa..”
“Awww.. Kelluuarr..”
“Ahh..”

Akhirnya spermaku kembali muncrat di dalam perutnya. Kami terkulai lemas saling berpelukan.
Diantara darah perawan yang menetes di meja.. Ada ribuan sperma yang masuk ke perutnya.. Dan bila menghasilkan anak, aku tak tahu apakah aku akan bertanggung jawab? Yang terjadi adalah.. Aku termenung menatap langit-langit dan Nova menangis memelukku menyesali apa yang telah terjadi..
Tapi.. Kami tak tahu hari esok. Daftar Agen BandarQ